Frequently Asked Questions

Answer all of your questions

Purchases & Refunds

Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) adalah pendidikan profesi yang merupakan satu syarat untuk menjadi Advokat. PKPA ini bertujuan untuk menciptakan Advokat-advokat yang berperilaku baik, jujur, bertanggungjawab, adil dan mempunyai integritas yang tinggi.
Dasar hukum Pendidikan Khusus Profesi Advokat adalah pasal 2 ayat (1) UU No. 18 tahun 2003 Tentang Advokat yang berbunyi: “Yang dapat diangkat sebagai Advokat adalah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum dan setelah mengikuti pendidikan khusus profesi Advokat yang dilaksanakan oleh Organisasi Advokat". Selain itu, dalam pasal 3 ayat (1) menyebutkan “Untuk dapat diangkat menjadi Advokat harus memenuhi persyaratan sebagai berikut; warga negara Republik Indonesia, bertempat tinggal di Indonesia, tidak berstatus sebagai pegawai negeri atau pejabat negara; berusia sekurang-kurangnya 25 (dua puluh lima) tahun, berijazah sarjana yang berlatar belakang pendidikan tinggi hukum sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1), lulus ujian yang diadakan oleh Organisasi Advokat, magang sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun terus menerus pada kantor Advokat, tidak pernah dipidana karena melakukan tindak pidana kejahatan yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih, dan berperilaku baik, jujur, bertanggung jawab, adil, dan mempunyai integritas yang tinggi.
Tahapan-tahapan untuk dapat diangkat menjadi advokat: 1. Mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (“PKPA”); 2. Mengikuti Ujian Profesi Advokat (“UPA”); 3. Mengikuti magang di kantor advokat sekurang-kurangnya 2 (dua) tahun secara terus-menerus di kantor advokat; 4. Pengangkatan dan Sumpah Advokat.

Didn't find the answer?